Untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, pekan depan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta segera mengangkat 1.060 calon pegawai negeri sipil (CPNS/CASN) menjadi pegawai negeri sipil (PNS/ASN). Kepala BKD Provinsi DKI Jakarta, Budhiastuti mengatakan, pihaknya tidak pernah menelantarkan CPNS/CASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Pengangkatan pegawai, dikatakan Budhiastuti, dilakukan secara bertahap setiap tahunnya. Terlebih dalam proses pengangkatannya, harus melalui proses yang cukup panjang. “Jadi tidak benar jika ada tudingan Pemprov DKI menelantarkan CPNS/CASN. Yang pasti, pekan depan akan ada pengambilan sumpah bagi CPNS/CASN yang diangkat menjadi PNS/ASN,” ujar Budhiastuti.
Dikatakan Budhiastuti, sebelum dilakukan pengangkatan, CPNS/CASN harus melalui berbagai tahapan termasuk harus mengikuti proses prajabatan terlebih dahulu. Prajabatan sendiri dilakukan secara bertahap karena adanya keterbatasan tempat. “Yang sudah mengikuti prajabatan dan NIP (Nomor Induk Pegawai)-nya sudah turun akan diambil sumpahnya,” kata Budhiastuti.
Meski begitu, dirinya menolak anggapan jika pengangkatan yang akan dilakukan pekan depan dilatarbelakangi adanya tudingan Pemprov DKI telah menelantarkan CPNS/CASN. Sebab, proses pengangkatan PNS/ASN sudah terjadwalkan sejak jauh-jauh hari dan mereka yang diangkat harus memenuhi persyaratan dan melewati berbagai proses yang harus dilalui.
Dirinya berpesan kepada para CPNS/CASN yang belum diangkat menjadi PNS/ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta untuk bersabar. Pihaknya memastikan, Pemprov DKI Jakarta tidak akan mempersulit semua proses yang ada. Dirinya juga meminta kepada para CPNS/CASN itu untuk menunjukkan kinerja dan prestasi yang baik sebelum diangkat menjadi PNS/ASN sehingga bisa berbuat yang terbaik dalam melayani masyarakat. “Semua akan diproses, tidak ada yang mempersulit. Tunjukan kinerja yang baik,” katanya.
Diungkapkan Budhiastuti, gaji yang diperoleh CPNS/CASN memang tidak 100 persen, tetapi hanya 80 persen saja. Namun, mereka juga tetap mendapat tunjangan dari Pemprov DKI Jakarta.
Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan dan Pendayagunan BKD Provinsi DKI Jakarta, Maria Qibtya mengatakan, sejak tahun 2008 pihaknya terus melakukan pengangkatan PNS/ASN secar bertahap. Pada 2008 CPNS/CASN yang diangkat menjadi PNS/ASN sebanyak 400 orang. Lalu tahun 2009, pihaknya mengangkat 319 PNS/ASN. Di tahun 2010, pihaknya mengangkat sebanyak 621 PNS/ASN. Sedangkan di tahun 2012 sebanyak 5.918 CPNS/CASN diangkat menjadi PNS/ASN.
Untuk tahun 2012, ditambahka Maria, pengangkatan PNS/ASN sudah dilakukan sebanyak dua kali yakni pada Fabruari sebanyak 1.061 PNS/ASN dan April sebanyak 1.135 PNS/ASN.
“Untuk Juli ini kita akan angkat sebanyak 1.060 PNS/ASN. Ini sudah melebihi target, karena target tahun ini hanya mengangkat sebanyak 3.000 orang saja. Bahkan, setelah Lebaran masih akan ada pengangkatan sekitar 1.000 PNS/ASN lagi,” ungkapnya. Ia mengaku, untuk pengangkatan CPNS/CASN ini memang terkendala dengan tempat untuk prajabatan. Bahkan, pihaknya bekerjasama dengan berbagai instansi untuk meminjamkan tempat, seperti di Banten, Bogor, dan Ciawi. “Ini kita lakukan untuk percepatan pengangkatan PNS/ASN,” tandasnya.


















