Sedikitnya 12 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS/CASN) dilingkup Pemkab Banggai diduga mengantongi SK ‘siluman’. Pasalnya, dalam seleksi penerimaan CPNS/CASN tahun 2008 lalu, kedua belas nama itu tidak lulus mengikuti test. Anehnya, mereka dinyatakan lulus dan mengantongi SK. Sumber JPNN di Pemkab Banggai mengatakan, selain sudah dinyatakan gugur dalam tes tersebut, ada diantaranya mereka yang tidak pernah mengikuti testing penerimaan CPNS/CASN. “Ini aneh masa yang tak lulus tapi mengantongi SK. Lebih aneh lagi tak pernah ikut testing namun dinyatakan lulus dan memiliki SK. Ada apa sebenarnya ini daerah,” tanya sumber yang enggan menyebutkan jati dirinya pada publik.
Lebih riskan lagi sambung dia, diantara 12 CPNS/CASN yang mengantongi SK siluman itu, satu diantaranya adalah anak dari oknum pejabat di lingkup Pemkab Banggai.
“Dari 12 nama itu, satu diantaranya punya hubungan darah dengan oknum pejabat di lingkup Pemkab Banggai. Ini jelas kental nepotisme di dalamnya,” tutur sumber.Dikejar dengan pertanyaan agar menyebut satu-persatu CPNS/CASN yang lolos secara inprosedural itu, sumber tidak mau menyebutkannya. Dia justru menganjurkan untuk mengklarifikasi kepada pihak Pemkab Banggai.
Ditemui terpisah, mantan Sekkab Banggai yang ketika itu adalah Ketua Panitia penerimaan CPNS/CASN, H. Ismail Muid mengaku menyesalkan jika benar ada CPNS/CASN yang tak lulus malah tak pernah ikut testing penerimaan CPNS/CASN lantas harus memiliki SK. “Saya kira ini ironis,” kata Ismail Muid.
Seingat dia, pada penerimaan CPNS/CASN tahun 2008 lalu berdasarkan keputusan MenPAN tidak ada pengalihan formasi terhadap formasi yang tidak terisi. Jadi tidak mungkin ada ketambahan lagi. Kalau saja dugaan itu benar, lanjut calon kandidat Bupati Banggai pada Pilkada 2011 ini, sama dengan penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan Bupati Banggai Ma’mun Amir. “Sekiranya itu benar, Ma’mun harus bertanggung jawab. Sebab ini sama saja dengan penyalanggunaan kekuasaan,” tegas Ismail Muid.
Ditemui terpisah, Kepala Bidang Formasi dan Promosi BKD Kabupaten Banggai, Drs. Bahtiar Ahmad, kepada JPNN, membantah sinyalemen tentang CPNS/CASN siluman pada penerimaan CPNS/CASN tahun 2008 silam.? “Informasi itu tidak benar. Semua CPNS/CASN yang lulus mengikuti testing. Ke 12 orang itu mengantongi SK dari Menpan dan ikut testing,” tegasnya.? Bahtiar menjelaskan, tahun 2008 lalu, Kabupaten Banggai mendapatkan jatah formasi CPNS/CASN umum sebanyak 264 orang. Namun dari formasi sebanyak itu ada beberapa formasi yang tidak terisi. Ia mencontohkan S1 Guru Agama Katolik dan Guru Bahasa Indonesia. “Jadi kekosongan seperti itu diusulkan ke MenPAN untuk diganti dengan formasi lain,” katanya.
Begitu juga dengan Kesehatan, ada formasi yang tidak ada pelamar, seperti formasi D IV kebidanan, yang kemudian diusul ke MenPAN untuk diganti dengan formasi lain. “Dan yang lulus itu dirangking dari rangking kelulusan tingkat provinsi,” tegasnya. Apakah dengan begitu mereka tidak ikut seleksi? Bahtiar menegaskan, CPNS/CASN yang diluluskan tersebut mengikuti testing CPNS/CASN. “Mereka tetap ikut seleksi awal, tapi dirangking,” tegasnya.



















Comment by budi on 20 October 2009:
lama banget pengumumannya…